Friday, 28 September 2007

Local Website


PEMANFAATAN LOCAL WEBSITE :
SEBUAH PENDEKATAN INOVASI DALAM PEMBELAJARAN

Supratman Zakir, S. Kom., M. Pd





I. PENDAHULUAN


Pendidikan merupakan hak asasi manusia yang paling mendasar dan bersifat universal. Di Indonesia, kesempatan untuk memperoleh pendidikan di jamin dalam UUD 1945.
Tantangan dunia pendidikan di Indonesia saat ini adalah menyediakan suatu system pendidikan yang mampu menawarkan kualitas pendidikan yang baik bagi upaya pembentukan suatu bangsa yang kuat dan cerdas. Akan tetapi system pendidikan di Indonesia selama ini cenderung terlihat lebih berorientasi dan terfokus pada input pendidikan dan prosesnya. Proses dan Input pendidikan seperti kurikulum, sarana dan prasarana memang sangat penting bagi keberhasilan pembelajaran, akan tetapi akan lebih bijak jika hal-hal yang menentukan keberhasilan sebuah pembelajaran dilihat dari sebuah system menyeluruh yang terdiri dari beberapa sub system terutama kualitas lulusan.
Memenuhi hak asasi warga negara untuk memperoleh pendidikan haruslah terkait dengan mutunya. Dan untuk keperluan tersebut diperlukan adanya system pengendalian dan penjamin mutu pendidikan yang salah satunya dengan penerapan beberapa alternative pendekatan dalam proses pembelajaran seiring dengan upaya pemenuhan sarana dan prasarana yang memerlukan biaya yang besar.
Beberapa pemborosan dalam pembiayaan system pendidikan di Indonesia sampai saat ini masih terjadi walaupun sebagian -orang – kelompok- masih megganggap hal tersebut merupakan sebuah investasi bagi masa depan bangsa. Pembangunan gedung sekolah yang megah, penetaran guru, pencetakan buku menelan biaya yang tidak sedikit, dan hal tersebut akan sia-sia jika tidak menghasilkan lulusan yang bermutu dan kehilangan maknanya. Dengan demikian diperlukan beberapa perubahan salah satunya dengan system pendekatan pembelajaran dalam rangka peningkatan mutu dan penghematan biaya.
Beberapa perubahan dalam pendekatan proses pengajaran dan pembelajaran terjadi akibat dari perubahan era industri ke era Teknologi informasi. Diantaranya ialah perubahan focus dari pada pembelajaran yang berpusat guru kepada pembelajaran yang berpusatkan pebelajar. Dalam hal ini pebelajar menjadi focus aktifitas pembelajaran yang berorientasikan kepada proses penemuan berdasarkan kepada pendekatan teori konstrutivisme.
Upaya dalam peningkatan kualitas lulusan harus dilakukan melalui konsep, strategi yang matang dan kebijaksanaan yang tegas tanpa melupakan pendidikan yang murah dan merata. Hal lain yang juga penting adalah kesadaran bahwa pendidikan harus dilihat sebagai masalah angsa, bukan masalah individu atau keluarga.

a. Website

Website merupakan dokumen-dokumen dalam bentuk elektronik yang saling dikaitkan dengan teknik dan cara tertentu (Tim Berners Lee dalam Raymond MCLeod, Jr)
Beberapa istilah memiliki arti yang sama dengan website diantara adalah : Homepage, Hypertext Webpage, World Wide Web (WWW), walaupun dengan deskripsi dan bahasa yang berbeda digunakan akan tetapi memiliki maksud yang sama.
Local Website berarti dokumen yang berbentuk elektronik dan saling dikaitkan antara satu dengan yang lainnya yang dapat diakses dalam jaringan local seperti Local Area Network (LAN) dan juga dapat diakses dalam computer tanpa jaringan (Stand Alone).
Local Website dapat dirancang khusus guna dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Dalam perancangan website memang membutuhkan beberapa keahlian teknis, seperti keahlian menggunakan software desain (Dream Weaver, Frontpage, Corel Draw, dll)

b. Manfaat Local Website
Secara umum penerapan Local Website dapat memberikan manfaat sebagai berikut :
  1. 1. Peningkatan produktifitas, melalui Local Website waktu untuk penyampaian materi seperti menulis di papan tulis dapat direduksi atau dikurangi sehingga mahasiswa, dosen dapat lebih banyak berdiskusi atau konsultasi
  2. Fleksibelitas, Local Website sangat fleksibel untuk pengulangan ke materi yang belum sepenuh dikuasai atau bahkan dapat dilanjutkan ke materi selanjutnya jika sebuah materi sudah dikuasai serta
  3. Interaktif, local website dapat dirancang interaktif dengan memasukkan media audio, video, grafis, warna sehingga proses pembelajaran lebih menarik
  4. Dapat diciptakan interaksi yang bersifat real time seperti chatting, dan Net Meeting
  5. Dapat direvisi dan dikembangkan dengan lebih mudah dan cepat karena tidak tercetak dalam media seperti kertas.
  6. Materi pembelajaran atau model akan lebih konsisten, sistematis dan terorganisir sehingga mempermudah siswa mengikuti modul-modul pebelajaran.



III. PEMBAHASAN

a. Desain Local Website

Pada tahap awal Local Website dapat saja dirancang oleh Change Agent sebagai orang yang mendifusikan inovasi tersebut dan berkerja sama dengan beberapa pihak terkait diantaranya adalah Dosen mata kuliah.
Local Website dirancang dengan menggunakan kombinasi dari beberapa software atau program, seperti : Macromedia Dreamwaever MX, Macromedia Flash MX, Macromedia Firework MX, Adobe Photoshop, Corel Draw, dan Corel Photopaint.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam perenacangan adalah, bagaimana wajah atau interface dan layout dari website betul-betul familiar dengan user yang akan menggunakannya, sehingga sangat simple dan praktis dalam pemakaiannya. Walaupun akan dipakai oleh user yang belum pernah menggunakan computer sekalipun.

b. Peralatan yang dibutuhkan

Dalam penggunaan Local Website dibutuhkan ruangan laboratorium computer yang dapat menampung beberapa mahasiswa. Tidak harus setiap mahasiswa menggunakan satu unit computer, bisa saja satu unit computer digunakan oleh 3 orang mahasiswa akan tetapi idealnya satu unit computer untuk 2 orang mahasiswa.

Spesifikasi computer dalam hal ini tidak begitu dituntut yang "high tech". Komputer dengan tipe Pentium I 233 Mhz, Memory 32 Megabyte, Hard disk 1,2 GB sudah cukup untuk penerapan inovasi ini dan akan lebih baik jika spesifikasi computer melebihi spesifikasi di atas.

Dengan pemanfaatan Local Website dalam proses pembelajaran, setidaknya fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dengan optimal disamping akan meningkatkan kinerja baik dari mahaiswa dalam belajar maupun dosen dalam mengajar.

Untuk meyakinkan pihak-pihak di ITP seperti Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Kepala Laboratorium dan para dosen, penulis menggunakan beberapa cara diantaranya :

  1. Menghubungi teman penulis yang kebutulan menjadi dosen di ITP dan juga mengajar dalam mata kuliah bidang computer untuk berkonsultasi dan meminta bantuan untuk mendifusikan hal ini dengan cara mengkomunikasikan dengan dosen-dosen lain.
  2. Mendekati dosen-dosen yang sebidang dengan penulis yaitu yang berlatar belakang computer.
  3. Membuat brosur yang berisi Keuntungan, manfaat dan keunggulan dari Local Website.
  4. Membuat Brosur yang berisi khusus layout Local Website
  5. Meminta waktu pada pihak ITP untuk bertemu langsung dengan Rektor, Dekan, Ketua Jurusan dan Kepala Laboratorium Komputer dalam mengkomunikasikan inovasi ini.

Setelah mendapat persetujuan untuk diuji coba, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah :

  1. Mengadakan seminar tentang pemanfatan Local Website berkerja sama dengan BEM ITP, dan meminta bantuan beberapa supplier Komputer untuk menjadi sponsor dan donatur.
  2. Membuat Spanduk besar tentang rencana seminar tersebut dan didukung oleh sponsor.
  3. Menyebarkan brosur ekslusif sekitar tentang Local Website disaat seminar berlangsung. Pencetakan brosur ekslusif dengan dana dari donatur yang sekaligus sebagai sponsor dengan konsekuensi-konsekuensi yang disepakati seperti pencantuman nama dan logo perusahaan donatur.

Setelah kegiatan seminar, penulis sebagai inovator meminta feedback dari pihak ITP sekaligus mohon waktu untuk dilaksanakannya ujicoba perdana atas inovasi ini. Dalam hal ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah :

  1. Berkonsultasi dengan dosen yang mata kuliah-nya diujicobakan.
  2. Mempersipakan atau memeriksa ulang website yang telah dirancang, untuk menghindari hal-hal teknis yang tidak diinginkan, seperi link yang putus dan lain sebagainya.
  3. Disaat uji coba dapat dilakukan oleh penulis sebagai inovator atau juga oleh dosen yang bersangkutan. Jika oleh dosen yang bersangkutan maka perlunya pemahaman yang mendalam sampai kemasalah-masalah teknis disamping masalah pemahaman materi. Untuk ini maka dilakukan konsultasi dengan dosen tersebut sebelum dilakukan uji coba.

Setelah dilakukan ujicoba maka penulis tetap berusaha mendekati pihak-pihak yang kiranya dapat memperkuat inovasi yang penulis bawa. Adapun pihak-pihak tersebut adalah dosen-dosen berlatar belakang yang hamper sama dengan penulis, seperti bidang computer, bidang komunikasi dan teknik informasi dan terutama teman penulis yang terlibat langsung dalam prose pembelajaran di ITP.

III. KESIMPULAN

Penggunaan teknologi computer dalam proses pembelajaran sangat mendukung meningkatnya kinerja mahasiswa dalam belajar dan dosen dalam mengajar sehingga diharapkan akan menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas seperti yang diharapkan.
Penggunaan Local Website dalam proser pembelajaran diantaranya merupakan solusi alternative saat ini dalam pemanfaatan fasilitas laboratorium computer yang selama ini hanya digunakan untuk praktek belaka.

Referensi :

Alan Chute, Melody Thompson and Burton Hancock, The McGrow-Hill Handbook of Distance Learning, 1999

http://www.ut.ac.id

http://www.utm.ac.my

Padmo, Dewi (editor), Teknologi Pembelajaran - Upaya Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Sumber Daya Manusia, Universitas Terbuka, Jakarta, 2003

Smith, Belinda, Using The Internet to Conduct Training, Performance in Practise, ASTD, 1996

White Ken W., et al, The Online Teaching Giude, Allyn and Bacon, Boston, 2000

Wardhani, IGAK, Program Tutorial dalam Sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 1(2), hal. 41-45.

1 comment:

elvinator said...
This comment has been removed by a blog administrator.